Kamis, 26 April 2018

Distributed Computation dalam Cloud Computing

PENDAHULUAN

Cloud computing itu terdiri dari 2 kata, yaitu cloud dan computing. Secara harfiah cloud aadalah awan, sedangkan computing itu adalah komputasiUntuk makna dari ‘cloud computing’ itu sendiri artinya adalah penggunaan sumber daya komputasi (hardware dan software) yang diwujudkan dalam bentuk layanan yang bisa diakses melalui jaringan (biasanya internet). Asal kata cloud atau awan ini adalah penggambaran dari internet.

Cloud computing menyediakan sebuah layanan dimana informasinya disimpan di server secara permanen dan disimpan di computer client secara temporary. E mail service, facebook, google adalah beberapa contoh penggunaan cloud computing. Di dalam cloud computing dikenal istilah front-end (desktop-PC) dan back-end(server) yang dimana harus saling terhubung di dalam sebuah jaringan internet. Front-end bertugas dalam pengambilan data dan menjalankan aplikasi dari back-end sedangkan Back-end bertugas sebagai sumber yang diistilahkan dengan cloud.

PEMBAHASAN

Cloud Computing adalah pemanfaatan teknologi komputer yang berasal dari penggabungan antara virtualisasi dan grid computing. Komputasi Grid adalah penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer.Digunakan untuk memecahkan persoalan komputasi dalam skala besar yang terdistribusi dan terpisah secara geografis. Komputasi Grid menjalankan sistem yang terkoordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat.

Distributed Computation dalam Cloud Computing

Kegiatan ini merupakan kumpulan beberapa computer yang terhubung untuk melakukan pendistribusian, seperti mengirim dan menerima data serta melakukan interaksi lain antar computer yang dimana membutuhkan sebuah jaringan agar computer satu dan lainnya bisa saling berhubung dan melakukan interaksi. Hal ini semua dilakukan dengan cloud computing yang seperti kita ketahui memberikan layanan dimana informasinya disimpan di server secara permanen dan disimpan di computer client secara temporary.

Komputasi Terdistribusi merupakan salah satu tujuan dari Cloud Computing, karena menawarkan pengaksesan sumber daya secara parallel, para pengguna juga bisa memanfaatkannya secara bersamaan (tidak harus menunggu dalam antrian untuk mendapatkan pelayanan), terdiri dari banyak sistem sehingga jika salah satu sistem crash, sistem lain tidak akan terpengaruh, dapat menghemat biaya operasional karena tidak membutuhkan sumber daya (resourches).
Distribusi komputasi ini memiliki definisi mempelajari penggunaan terkoordinasi dari computer secara fisik terpisah atau terdistribusi. Pada distributed computing ini, program dipisah menjadi beberapa bagian yang dijalankan secara bersamaan pada banyak computer yang terhubung melalui jaringan internet.

KESIMPULAN

Cloud computing sangat berguna pada saat ini yang berfungsi untuk menyimpan data pada internet. Di dalam cloud computing terdapat distributed computation, dimana interaksi yang dilakukan antar computer seperti mengirim dan menerima data menggunakan jaringan computer hingga pengaksesan sumberdaya bisa dilakukan secara paralel dan bisa dimanfaatkan dalam waktu yang bersamaan.

DAFTAR PUSTAKA

Selasa, 03 April 2018

Pengantar Komputasi Modern


Pengertian Komputasi

Komputasi adalah algoritma yang digunakan untuk menemukan suatu cara dalam memecahkan masalah dari sebuah data input. Data input disini adalah sebuah masukan yang berasal dari luar lingkungan sistem. Komputasi ini merupakan bagian dari ilmu komputer berpadu dengan ilmu matematika. Secara umum ilmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan secara umum, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar terhadap bidang ilmu yang mendasari teori ini. Bidang ini berbeda dengan ilmu komputer (computer science), yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.

Pengertian Komputasi Modern

Komputasi modern bisa disebut sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern. Konsep ini pertama kali digagasi oleh John Von Neumann (1903-1957). Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:
1.    Akurasi
2.    Kecepatan
3.    ProblemVolume Besar
4.    Modelling
5.    Kompleksitas

Komputasi Modern

Contoh implementasi dalam bidang ilmu Komputasi Modern
Implementasi yang jelas terlihat ada pada ilmu Bioinformatika. Berikut akan dibahas bagaimana bioinformatika itu termasuk dalam implementasi dalam bidang ilmu komputasi modern.
Pengertian Bioinformatika
Bioinformatika, sesuai dengan asal katanya yaitu “bio” dan “informatika”, adalah gabungan antara ilmu biologi dan ilmu teknik informasi (TI). Pada umumnya, Bioinformatika didefenisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa untuk menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi. Ilmu ini merupakan ilmu baru yang yang merangkup berbagai disiplin ilmu termasuk ilmu komputer, matematika dan fisika, biologi, dan ilmu kedokteran, dimana kesemuanya saling menunjang dan saling bermanfaat satu sama lainnya.
Istilah bioinformatics mulai dikemukakan pada pertengahan era 1980-an untuk mengacu pada penerapan komputer dalam biologi. Namun demikian, penerapan bidang-bidang dalam bioinformatika (seperti pembuatan basis data dan pengembangan algoritma untuk analisis sekuens biologis) sudah dilakukan sejak tahun 1960-an.
Ilmu bioinformatika lahir atas insiatif para ahli ilmu komputer berdasarkan artificial intelligence. Mereka berpikir bahwa semua gejala yang ada di alam ini bisa diuat secara artificial melalui simulasi dari gejala-gejala tersebut. Untuk mewujudkan hal ini diperlukan data-data yang yang menjadi kunci penentu tindak-tanduk gejala alam tersebut, yaitu gen yang meliputi DNA atau RNA. Bioinformatika ini penting untuk manajemen data-data dari dunia biologi dan kedokteran modern. Perangkat utama Bioinformatika adalah program software dan didukung oleh kesediaan internet.
Perkembangan teknologi DNA rekombinan memainkan peranan penting dalam lahirnya bioinformatika. Teknologi DNA rekombinan memunculkan suatu pengetahuan baru dalam rekayasa genetika organisme yang dikenala bioteknologi. Perkembangan bioteknologi dari bioteknologi tradisional ke bioteknologi modren salah satunya ditandainya dengan kemampuan manusia dalam melakukan analisis DNA organisme, sekuensing DNA dan manipulasi DNA.
Sekuensing DNA satu organisme, misalnya suatu virus memiliki kurang lebih 5.000 nukleotida atau molekul DNA atau sekitar 11 gen, yang telah berhasil dibaca secara menyeluruh pada tahun 1977. Kemudia Sekuen seluruh DNA manusia terdiri dari 3 milyar nukleotida yang menyusun 100.000 gen dapat dipetakan dalam waktu 3 tahun, walaupun semua ini belum terlalu lengkap. Saat ini terdapat milyaran data nukleotida yang tersimpan dalam database DNA, GenBank di AS yang didirikan tahun 1982. Bioinformatika (bahasa Inggris: bioinformatics) adalah ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.
Membicarakan bioinformatika, tak dapat lepas dari proses lahirnya bidang tersebut. Sebagaimana diketahui, bioteknologi dan teknologi informasi merupakan dua di antara berbagai teknologi penting yang mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini. Bioteknologi berakar dari bidang biologi, sedangkan perkembangan teknologi informasi tak dapat dilepaskan dari matematika. Umumnya biologi dan matematika dianggap adalah database utama dalam biologi molekuler, yang dikelola oleh NCBI (National Center for Biotechnology Information) di AS.
Cabang ilmu Bioinformatika
Bioinformatika merupakan suatu bidang interdisipliner. Banyak cabang-cabang disiplin ilmu yang terkait dengan Bioinformatika sehingga banyak pilihan bagi yang ingin mendalami Bioinformatika. Beberapa bidang yang terkait dengan Bioinformatika antara lain:

1.    Biophysics
Biophysics adalah sebuah bidang interdisipliner yang mengaplikasikan teknik-teknik dari ilmu Fisika untuk memahami struktur dan fungsi biologi (British Biophysical Society).

2.    Computational Biology
Computational biology merupakan bagian dari Bioinformatika yang paling dekat dengan bidang Biologi umum klasik. Fokus dari computational biology adalah gerak evolusi, populasi, dan biologi teoritis daripada biomedis dalam molekul dan sel.

3.    Medical Informatics
Medical informatics adalah sebuah disiplin ilmu yang baru yang didefinisikan sebagai pembelajaran, penemuan dan implementasi dari struktur dan algoritma untuk meningkatkan komunikasi, pengertian dan manajemen informasi medis.

4.    Cheminformatics
Cheminformatics adalah kombinasi dari sintesis kimia, penyaringan biologis dan pendekatan data-mining yang digunakan untuk penemuan dan pengembangan obat (Cambridge Healthech Institute’s Sixth Annual Cheminformatics conference).

5.    Genomics
Genomics adalah bidang ilmu yang ada sebelum selesainya sekuen genom, kecuali dalam bentuk yang paling kasar. Genomics adalah setiap usaha untuk menganalisa atau membandingkan seluruh komplemen genetik dari satu spesies atau lebih.

6.    Mathematical Biology
Mathematical biology menangani masalah-masalah biologi, namun metode yang digunakan untuk menangani masalah tersebut tidak perlu secara numerik dan tidak perlu diimplementasikan dalam software maupun hardware.

7.    Proteomics
Proteomics berkaitan dengan studi kuantitatif dan kualitatif dari ekspresi gen di level dari protein-protein fungsional itu sendiri. Yaitu: “sebuah antarmuka antara biokimia protein dengan biologi molekul”.

8.    Pharmacogenomics
Pharmacogenomics adalah aplikasi dari pendekatan genomik dan teknologi pada identifikasi dari target-target obat.

9.    Pharmacogenetics
Pharmacogenetics adalah bagian dari pharmacogenomics yang menggunakan metode genomik atau Bioinformatika untuk mengidentifikasi hubungan-hubungan genomik.

Perkembangan dan Penerapan Bioinformatika

Dunia memasuki babak baru yang diberi nama borderless world atau dunia tanpa batas. Perkembangan teknologi yang tiada henti memungkinkan manusia untuk berekspresi dan saling berkompetisi untuk menemukan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang baru.
Salah satu perkembangan ilmu yang menggabungkan aspek teknologi informasi (TI) dan aspek biologi adalah Bioinformatika. Disiplin ilmu yang merupakan salah satu topik paling hangat dibicarakan dewasa ini dalam sejarahnya tak lepas dari perkembangan bioteknologi di era tahun 70-an dimana seorang ilmuwan AS melakukan inovasi dalam mengembangkan teknologi DNA rekombinan sehingga pada akhirnya lahir perusahaan bioteknologi pertama di dunia, yaitu Genentech di AS. Perusahaan ini memproduksi protein hormon insulin dalam bakteri yang dibutuhkan penderita diabetes dimana selama ini insulin hanya bisa didapatkan dalam jumlah sangat terbatas dari organ pankreas sapi.
Definisi Bioinformatika menurut Fredj Tekaia dari Institut Pasteur adalah: “metode matematika, statistik dan komputasi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah biologi dengan menggunakan sekuen DNA dan asam amino dan informasi-informasi yang terkait dengannya”.
Salah satu pencapaian besar dalam metode Bioinformatika adalah selesainya proyek pemetaan genom manusia (Human Genom Project). Selesainya proyek raksasa tersebut menyebabkan bentuk dan prioritas dari riset dan penerapan Bioinformatika berubah. Secara umum dapat dikatakan bahwa proyek tersebut membawa perubahan besar pada sistem hidup kita, sehingga sering disebutkan –terutama oleh ahli biologi—bahwa kita saat ini berada di masa pascagenom.
Tahun 1997, Ian Wilmut dari Roslin Institute dan PPL Therapeutics Ltd, Edinburg, Skotlandia, berhasil mengklon gen manusia yang menghasilkan faktor IX (faktor pembekuan darah), dan memasukkan ke kromosom biri-biri. Diharapkan biri-biri yang selnya mengandung gen manusia faktor IX akan menghasilkan susu yang mengandung faktor pembekuan darah. Jika berhasil diproduksi dalam jumlah banyak maka faktor IX yang diisolasi dari susu harganya bisa lebih murah untuk membantu para penderita hemofilia.
Kesimpulan
Dari bahasan diatas, dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa ilmu Komputasi Modern itu dapat diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu seperti ilmu Bioinformatika ini. Jadi, tidak menutup kemungkinan ilmu Komputasi Modern ini dapat berkembang lebih pesat menjamuri berbagai disiplin ilmu lainny


Sumber :
http://www.beritanet.com/Tugas3(KomputasiModern)Bioinformatika«hiko88’sBl
http://www.beritanet.com/Education/John-Von-Neumann.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_komputasi
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi
http://ebyfebryy.blogspot.com/2011/03/tugas-softskill-artikel-tentang.html
http://istanateknologi.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-komputasi-dan-teori-komputasi.html


Sabtu, 18 November 2017

Pengantar Bisnis Informatika | Kelompok 2 | Tugas 3



Nama Perusahaan             :           PT. Difabilia
Bentuk Perusahaan            :           Perseroan Terbatas
Struktur Organisasi             :           Fungsional
Desk/Spec Tugas                :           CEO, and 4 Managers
Sistem Penggajian              :           Sistem Penggajian Skala Ganda
Segmentasi Pasar               :           Produk Aplikasi Untuk Difabel
Analisis Pasar                      :           Tuna Netra, Tuna Rungu, Tuna Daksa
Analisis Pesaing                   :           MAA (Media Access Australia)
Strategi Promosi                   :           Melalui Dinas Sosial
(dengan metode penyuluhan kepada para difabel oleh petugas dinas sosial)
­Media Promosi                     :           Twitter, Facebook, dan Instagram.





PEMBAHASAN


Alasan memilih perusahaan berbentuk PT :
1.     Amanat dari Undang-undang
Untuk beberapa bidang usaha diwajibkan untuk menggunakan badan usaha berupa PT sebagaimana diatur dalam undang-undang.
2.     Pemakaian Nama PT dilindungi oleh UUPT 
Berbeda dengan badan usaha lainnya, untuk pemilihan nama PT harus disetujui dulu oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (“Kemenkumham”) sebelum memulai proses pendiriannya. Oleh karena itu, pengusaha tidak perlu khawatir nama PT nya digunakan oleh pihak lainnya, baik dari segi nama PT atau merk dagang dalam bisnis orang lain. Karena dalam ketentuan pendaftaran merk dinyatakan bahwa suatu merk tidak boleh menggunakan nama suatu badan hukum seperti PT.
3.     Legitimasi dari Pemerintah
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbata (UUPT), jenis dan kegiatan usaha serta tata cara pelaksanaan kegiatan PT diatur dalam anggaran dasar yang dibuat dalam akta notarial dan harus didaftarkan serta disahkan oleh Kemenkumham.
4.     Tanggung jawab yang terbatas
Di dalam PT terdapat pemisahan kekayaan pribadi pemegang saham dengan PT itu sendiri. Berbeda halnya dengan badan usaha yang tidak berbentuk badan hukum, dalam pemenuhan tanggung jawab oleh para pendiri tidak dibatasi berdasarkan besar kekayaan yang ditanamkan dalam badan usaha, tetapi dapat mencakup kekayaan pribadi dari para pendiri.
5.     Lebih Bonafit dan Profesional
PT dalam menjalankan kegiatan usahanya dijalankan oleh organ perseroan yang terdiri dari:
o    Rapat Umum Pemegang Saham;
o    Dewan Komisaris; dan
o    Direksi.
Dari ketiga organ perseroan di atas, masing-masing organ memiliki kapasitas dan kewajiban masing-masing dalam menjalankan kegiatan usaha perseroan. Berbeda halnya dengan badan usaha yang tidak berbadan hukum yang dalam menjalankan kegiatan usahanya hanya dijalankan oleh paling sedikit 2 (dua) orang dan pengambilan keputusan dapat dilakukan langsung oleh pesero/sekutu aktif dalam badan usaha non-badan hukum tersebut.
6.     Struktur Saham untuk pengembangan Bisnis
Tambahan Modal untuk pengembangan bisnis dengan menggunakan badan hukum berbentuk PT sangatlah disarankan, karena pada prinsipnya, modal pada PT dibagi dalam lembar saham, dimana lembar saham tersebut akan dijual kepada pihak investor untuk meningkatkan modal usaha.
Dengan menggunakan struktur pemberian modal melalui saham di atas, keuntungan didapatkan oleh kedua belah pihak, baik pihak investor dan pihak pengusaha yang ingin melakukan pengembangan bisnis. Bagaimana tidak, investor mendapat bagian saham yang dibeli dari sebuah PT, kemudian mendapat hak-hak nya yaitu beberapa diantaranya, dividen, hak suara dalam rapat umum pemegang saham.
7.     Tidak ada batasan waktu

Berdasarkan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, tak ada batas atau jangka waktu hidupnya sebuah PT. Ini berarti, selama PT masih mampu beroperasi, meskipun pemilik atau manajemennya telah hengkang maupun meninggal dunia, maka PT tersebut tetap dapat dilanjutkan oleh pemegang saham lainnya.

Struktur Organisasi Fungsional
Hierarki Organisasi Fungsional








Deskripsi Jabatan :

  1. Chief Executive Officer (CEO)

Direktur Utama atau Leader, berarti seseorang yang dipercaya untuk memimpin jajaran direksi suatu perusahaan

  1. Chief Marketing Officer (CMO)
Wakil Direktur untuk menangani pemasaran suatu pemasaranmembantu CEO memimpin divisi marketing dan menangani berbagai perihal tentang Marketing atau pemasaran di dalam perusahaan, serta membantu CEO dalam memimpin perusahaan dari sisi penjualan dan akuisisi customer.

  1. Chief Operating Officer (COO)
Wakil direktur yang berperan dalam memimpin divisi operasional internal perusahaan, perannya bisa bermacam-macam tergantung dari model bisnis suatu perusahaan yang dipimpinnya.

  1. Chief Financial Officer (CFO)
Wakil direkturberperan dalam masalah keuangan atau finance. Peran CFO dalam suatu perusahaan sangat terkait dengan pengadaan pendanaan, pembelanjaan, pembentukan anggaran, dan pembuatan laporan keuangan dalam perusahaan.

  1. Chief Technology Office (CTO)
Wakil Direktur yang bertanggung jawab penuh atas segala kegiatan teknologi dan informasi yang ada di dalam perusahaan.


Sistem Penggajian Skala Ganda

Sistim penggajian skala ganda, dimana gaji diberikan berdasarkan pada sifat pekerjaan, prestasi yang dicapai, berat dan tanggung jawab pekerjaan yang dipikul.


Spesifikasi Produk

Nama Produk      :         Difabilia

Deskripsi Produk : 

Difabilia adalah aplikasi sosial media untuk para penyandang difabel agar mereka dapat berinteraksi dengan difabel lainnya secara mudah. Dengan aplikasi ini, mereka dapat saling berbagi ceritanya, mendapatkan motivasi, saling menemukan, dan konsultasi dengan psikolog atau dokter ahli. Difabilia ramah untuk digunakan tunanetra, tunarungu dan juga tunawicara.

Fitur  :

·         Shares, pengguna Difabilia dapat berbagi ceritanya dalam bentuk teks, suara, gambar maupun video.

·         Nearby, pengguna Difabilia dapat menemukan pengguna lain di sekitarnya.

·         Motivation, Difabilia akan memberikan motivasi kepada pengguna agar mereka tetap semangat dan selalu bahagia tiap harinya.

·         Consultation, Pengguna Difabilia dapat terhubung dengan psikolog atau dokter ahli melalui aplikasi secara gratis.

Difabilia sudah mendukung Text-to-Speech, kendali suara dan Speech-to-Text.


Analisis Pasar

PT Difabilia menyediakan produk utamanya yaitu aplikasi mobile untuk membantu kehidupan para difabel, maka analisis pasar nya adalah mengarah kepada difabel berikut :

   a)     Tuna Netra
Tuna netra adalah individu yang memiliki hambatan dalam penglihatan. Tuna netra dapat diklasifikasikan kedalam dua golongan yaitu: buta total (blind) dan low vision.

Aplikasi yang ditawarkan oleh PT Difabilia adalah bagaimana aplikasi tersebut bekerja dengan memberikan informasi yang tidak dapat ditangkap oleh penglihatan orang tersebut, aplikasi ini juga berfungsi dengan menggunakan perintah suara(Voice Command).

    b)    Tuna Rungu
Tuna runguadalah individu yang mengalami kerusakan alat atau organ pendengaran yang menyebabkan kehilangan kemampuan menerima atau menangkap bunyi serta suara baik permanen maupun tidak permanen.

Untuk tuna rungu akan terdapat beberapa fitur yang akan disematkan salah satunya adalah dengan cara menambahkan fitur yang berfungsi menggunakan text to speech atau speech recognition untuk berkomunikasi dengan lawan bicaranya.

    c)     Tuna Daksa
Tuna daksa adalah individu yang memiliki gangguan gerak yang disebabkan oleh kelainan otot dan struktur tulang yang bersifat bawaan, sakit atau akibat kecelakaan, termasuk celebral palsy, amputasi, polio, dan lumpuh. Tingkat gangguan pada tuna daksa adalah ringan yaitu memiliki keterbatasan dalam melakukan aktivitas fisik tetapi masih dapat ditingkatkan melalui terapi, sedang yaitu memilki keterbatasan motorik dan mengalami gangguan koordinasi sensorik, berat yaitu memiliki keterbatasan total dalam gerakan fisik dan tidak mampu mengontrol gerakan fisik. 

Untuk penanganan tuna daksa yaitu lebih mengedepankan sisi Emergency. Maka dengan fitur tersebut, para difabel(tuna daksa) merasa aman dan nyaman dikarenakan ia memiliki sebuah kesempatan untuk ditolong jika sewaktu-waktu membutuhkan sesuatu.


Analisis Pesaing

Media Access Australia

Akses media mengacu pada bagaimana konten digital, web dan broadcast dapat digunakan, dibaca atau dilihat oleh orang-orang penyandang cacat, terutama mereka yang buta, tuna rungu, tuna rungu, tuna rungu, atau yang memiliki kondisi kognitif atau cacat mobilitas. Ini termasuk penyediaan akses efektif ke situs web, informasi online, komunikasi digital, layanan streaming dan siaran televisi, serta akses di kelas, bioskop dan seni.
Media Access Australia bekerja untuk meningkatkan kesadaran dan mempromosikan penggunaan solusi yang mudah diakses seperti captioning untuk orang-orang tuna rungu atau tuna rungu, deskripsi audio untuk orang-orang yang cacat buta atau penglihatan, di antara inisiatif lainnya yang mendorong partisipasi dan partisipasi semua orang yang berkemampuan . 

Selain upaya advokasi MAA, organisasi ini menyediakan layanan aksesibilitas digital kepada klien dari tim spesialis terampil yang bekerja dengan pemerintah,pemerintah daerah setempat, pemerintah federal, perusahaan, lembaga pendidikan, dan badan amal untuk memaksimalkan keterlibatan dan penyertaan untuk khalayak seluas mungkin.

MAA bekerja sama dengan organisasi untuk mengaudit, meninjau dan menerapkan aksesibilitas, bersama dengan memberikan pelatihan bagi staf dalam akses digital praktik terbaik. Organisasi ini juga mengelola kursus online terakreditasi universitas - Sertifikat Profesional di Aksesibilitas Web (PCWA) - yang dijalankan dalam modul enam minggu, dengan tiga sampai empat setiap tahunnya.

MAA juga difokuskan pada media audio visual, termasuk layanan streaming, TV, bioskop, DVD dan media baru, dengan memberikan informasi tentang solusi teknologi yang memungkinkan media audio visual diakses oleh orang-orang cacat. Solusi ini mencakup deskripsi audio, captioning dan teknologi media mainstream baru. MAA mendukung peningkatan akses media di Australia terhadap praktik terbaik internasional dengan mengidentifikasi solusi teknologi utama dan cara efektif untuk mempromosikan dan menerapkannya. Untuk tujuan ini, MAA bekerja sama dengan organisasi konsumen, Pemerintah dan industri di Australia dan internasional.